Kisah Inspiratif: Jangan Menyalahkan Rencana Allah SWT

FathulGhofur.com. Kisah ini terjadi pada seorang tukang tahu. Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya, dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah.

Rencana-Allah-SWT
Setiap pagi sebelum berangkat kepasar untuk menjual tahunya ia selalu tidak lupa berdoa kepada Allah SWT agar dagangannya selalu laris. Begitulah setiap hari, sebelum berangkat selalu berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu terjual laris

Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya untuk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba-tiba kakinya terpeleset yang menyebabkan ia terjatuh ke sawah.

Baca Juga :
5 Rukun Islam
Imam al-Ghazali: Jangan Tertipu dengan Dunia
Layanan Sedekah Fathul Ghofur Cibubur

Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan, jangankan untung, modalnya pun buntung untuk hari ini.

Mengeluh ia kepada Allah, bahkan “menyalahkan” Allah, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu tidak lupa berdoa setiap pagi. Akhirnya ia pun pulang tidak jadi berdagang dengan kerugian.

Berselang bebrapa jam kemudian ia mendengar kabar berita, bahwa angkot langganannya yang setiap hari ia naiki, pagi itu jatuh ke dalam jurang. Semua penumpangnya tewas. Hanya ia satu-satunya calon penumpang yang selamat, Karena tahu nya jatuh ke sawah, sehingga ia tidak jadi berdagang dan membawa pulang tahu-tahunya yang sudah rusak tadi.

Di sore harinya ada seorang peternak bebek mencari dia dan hendak membeli tahu untuk campuran makanan bebek namun anehnya peternak bebek itu mencari tahu yang rusak/hancur karena hanya untuk bahan tambahan campuran makanan bebek saja.

Spontan bapak penjual tahu tersebut menangis bahagia karena tahunya yg rusak dibeli semua oleh peternak bebek itu..

Saudaraku.. Doa kita tidak harus dikabulkan sesuai permintaan, tapi terkadang diganti oleh Allah SWT dengan sesuatu yang jauh lebih baik dari pada yang kita minta.

Allah Maha Tahu kebutuhan kita, dibandingkan diri kita sendiri. Karena itu, janganlah lelah berdoa, juga jangan menggerutu dan jangan pernah Menyalahkan Rencana Allah SWT.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu. Allah SWT Maha mengetahui, sedang manusia tidak mengetahui.

Allah Ta’ala Berfiman :

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. al-Baqarah/2: 216)

Wallahu A’lam Bish-Shawab

Sumber : Kaskus dan tafsirq.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *