Foto Karangan Bunga Penghormatan Terakhir Dokter Li Wenliang

Dokter Li Wenliang yang sempat dibungkam pemerintah China saat menyebarkan bahaya virus corona meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Wuhan, China, Kamis (6/2) waktu setempat.

Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang
Karangan bunga dan foto dokter Li Wenliang terlihat di depan Rumah Sakit Pusat Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR

Dokter Li Wenliang dinyatakan positif terjangkit virus corona, diduga tertular dari pasiennya.

Kabar meninggalnya Li membuat duka cita yang mendalam. Warga di Wuhan, Hubei menyimpan karangan bunga dan foto dokter Lie Wenliang di depan Rumah Sakit Pusat Wuhan sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga :
Arti Lockdown, Social Distancing, dan Beberapa Istilah Corona Lainnya
Masjid Agung Djenne Terbuat dari Lumpur sebagai Warisan Dunia
Polisi China Minta Maaf ke Dr Li Wenliang, Warganet: Pergilah Minta Maaf ke Kuburannya

Selain di Wuhan, warga di Hong Kong juga memberikan penghormatan terakhir dengan memberikan karangan bunga.

Li pernah sebelumnya pernah ditahan polisi bersama tujuh orang lainnya karena dituduh menyebarkan hoaks.

Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-1
Petugas medis berjalan melewati karangan bunga dan foto dokter Li Wenliang di Depan Rumah Sakit Pusat Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-2
Warga menyimpan bunga untuk penghormatan dokter Li Wenliang di depan Rumah Sakit Pusat Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-3
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AFP/Anthony WALLACE
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-4
Warga menaruh bunga untuk memberikan penghormatan kepada dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AP Photo/Kin Cheung
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-5
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AFP/Anthony WALLACE

Mereka dianggap akan menimbulkan keresahan kepada masyarakat. Pasalnya Lie Wenliang mengabarkan kawan-kawannya di grup tim medis soal kemunculan virus serupa SARS.

Li akhirnya menandatangani surat pengakuan tak akan lagi menyebarkan rumor karena takut dipenjara. Padahal, peringatan Li benar adanya, dan China terlambat mendeteksi bahaya virus corona.

Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-6
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AP Photo/Kin Cheung
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-7
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AP Photo/Kin Cheung
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-8
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AFP/Anthony WALLACE
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-9
Warga menghadiri penghormatan untuk dokter Li Wenliang di Hong Kong. Foto: AFP/Anthony WALLACE
Karangan-Bunga-Penghormatan-Terakhir-Dokter-Li-Wenliang-10
Karangan bunga dan foto dokter Li Wenliang terlihat di depan Rumah Sakit Pusat Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR

Jumlah korban meninggal akibat virus Corona di China daratan pada saat artikel ini ditulis kini mencapai 3.245 orangtewas. Angka itu melebihi korban SARAS di China dan Hong Kong pada 2002 silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *